Semua Bisa Jadi Media Belajar dari Rumah

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 21 Oktober 2020 | Dibaca 399x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Semua Bisa Jadi Media Belajar dari Rumah

Lain pula kisah Suriyanti, orang tua anak pada TK Aisyiyah Bustanul Athfal Cabang Sengkang. Ibu dua anak ini bekerja. Salah satu anaknya yang berusia empat tahun harus didampingi belajar di rumah, sementara di sisi lain tetap juga menjalankan tugasnya sebagai pekerja.

Suryanti hadir sebagai narasumber pada Webinar Kelas Orangtua Berbagi, Rabu (14/10/2020), yang diselenggarakan BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Sulawesi Selatan.

Webinar Kelas Orangtua Berbagi Sesi 4 yang dimoderatori Pamong Belajar Muda BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Sulsel, Dian Rachmawati, itu menghadirkan pula narasumber ahli, Farah Farida Tantiani (Dosen Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang).

Senada dengan narasumber sebelumnya, Suriyanti yang berlatar belakang pendidikan teknik ini menyebut, banyak benda di rumah yang bisa dijadikan media belajar bagi anak usia dini saat mendampingi mereka Belajar dari Rumah.

Yang penting adalah bagaimana bisa menyenangkan anak untuk mencapai target pembelajaran saat bermain bersama, karena itu juga meningkatkan imun.

"Hampir semua barang di rumah bisa jadi media yang edukatif," kata Suryanti.

Sebagai ibu, tuturnya, harus kreatif menjadikan barang sebagai media edukasi bagi anak. Koleksi tupperware misalnya, bisa digunakan untuk mencocokan warna-warni. Saat itu, anak belajar persamaan dan berhitung.


Bermain mengelompokkan sesuai bentuk dan warna juga bisa dilakukan menggunakan gantungan baju sebagai media belajar. Anak bisa kelompokkan sesuai model, atau ukuran, maupun warnanya.


Saat melibatkan anak merawat tanaman pun, anak bisa belajar tentang tanaman, mulai dari akar, batang, dan akar. Mereka bisa juga melakukan pengelompokan sesuai ukuran tanaman.

"Merawat tanaman selesai, anak juga belajar langsung," katanya.

Dia juga mengatakan, bahan make up pun bisa jadi media belajar. Biasanya anak akan melakukan pengelompokan sesuai ukuran atau warna.


Ada manfaat lain ketika berlangsung belajar dari rumah ini. Kedekatan anak dengan orang tua (ayah dan ibu) akan meningkat. Jika sebelumnya, anak enggan berkomunikasi misalnya, akan berubah menjadi lebih dekat dengan orangtuanya.

Soal kendala yang dihadapi Belajar dari Rumah, Suryanti mengatakan, karena anak pada umumnya aktif dan cepat bosan, maka orangtua harus kreatif menciptakan sesuatu yang lain. Salah satunya, mengajak anak menyanyi bersama.



(Sumber Berita: Rusdi Embas)

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 21 Oktober 2020 | Dibaca 399x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔19 Agustus 2021

    Bimbingan Teknis Program Pengendalian Gratifikasi Kemendikbudristek Tahun 2021

  • Agenda
    🕔17 Agustus 2021

    Upacara Virtual Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan RI

  • Agenda
    🕔23 Juli 2021

    Rapat Verifikasi dan Validasi data TIK PKBM Se Sulsel

  • Agenda
    🕔02 Juli 2021

    Forum Konsultasi Publik Standar Layanan BP PAUD dan Dikmas SulSel

  • Agenda
    🕔16 Juni 2021

    Vaksinasi Covid-19 Pegawai BP PAUD dan Dikmas Sulsel

Selengkapnya