96 Pamong Belajar Ikut Diklat Fungsional

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pembinaan Kursus & Pelatihan 12 Juni 2014 | Dibaca 3189x Diposting oleh: Rusdy Embas

96 Pamong Belajar Ikut Diklat Fungsional

Sebanyak 96 Pamong Belajar utusan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) se-Sulawesi mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Fungsional Pamong Belajar di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (BP PAUDNI) Regional III.

Diklat yang akan berlangsung 11 hingga 15 Juni 2014 itu, dibuka Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (BP PAUDNI) Regional III, Dr Muhammad Hasbi, Rabu (11/6/2014).
Muhammad Hasbi ketika membuka acara tersebut memaparkan rencana program BP PAUDNI Regional III tahun 2014. Termasuk tugas yang diemban BP PAUDNI. Di antaranya: pemetaan mutu; pengembangan program; supervisi; fasilitasi program; pengembangan sumber daya; dan kemitraan.

Salah satu manfaat pemetaan mutu yang dilakukan balai menurut Muhammad Hasbi, adalah untuk memberi informasi tentang mutu pendidikan nonformal di suatu daerah sekaligus menjadi ukuran dan standar untuk mengetahui kelebihan maupun kekurangan suatu daerah. Ini sangat terkait dengan kemungkinan mengembangkan suatu model sesuai kebutuhan suatu daerah.

Dijelaskan juga bahwa balai tetap melakukan supervisi untuk menjaga agar program yang dijalankan tetap berada dalam koridor sesuai standar yang sudah ditetapkan.

Selain itu, balai juga memfasilitasi semua program. Baik pendidikan anak usia dini, kursus dan pelatihan, maupun pendidikan masyarakat, untuk menilai kualitas model yang dikembangkan. Pengembangan sumber daya juga dilakukan, dalam hal ini sarana dan prasarana, untuk mendukung pembelajaran.

Sedangkan kemitraan dilakukan untuk mengembangkan jejaring dalam kerangka pengembangan program. Kemitraan itu dilakukan dengan sejumlah pihak, seperti perguruan tinggi, keamanan, maupun kalangan lembaga swadaya masyarakat.

Penanggung jawab diklat, Drs. Darmawangsa, M.Pd, mengatakan, peserta diklat diprioritaskan bagi pamong yang sudah fungsional tapi belum pernah ikut diklat fungsional pamong belajar.*****

(Sumber Berita: Rusdy Embas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pembinaan Kursus & Pelatihan 12 Juni 2014 | Dibaca 3189x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔19 Agustus 2021

    Bimbingan Teknis Program Pengendalian Gratifikasi Kemendikbudristek Tahun 2021

  • Agenda
    🕔17 Agustus 2021

    Upacara Virtual Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan RI

  • Agenda
    🕔23 Juli 2021

    Rapat Verifikasi dan Validasi data TIK PKBM Se Sulsel

  • Agenda
    🕔02 Juli 2021

    Forum Konsultasi Publik Standar Layanan BP PAUD dan Dikmas SulSel

  • Agenda
    🕔16 Juni 2021

    Vaksinasi Covid-19 Pegawai BP PAUD dan Dikmas Sulsel

Selengkapnya