Pria Gunawan Buka Workshop Hasil Monev DAK Ditjen PAUD dan Dikmas

Rusdy Embas
Kategori Berita: Umum 21 Oktober 2019 | Dibaca 76x Diposting oleh: Rusdy Embas
Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP-PAUD dan Dikmas) Sulawesi Selatan, Pria Gunawan, mewakili Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud membuka Workshop Hasil Monev DAK Ditjen PAUD dan Dikmas.

Workshop yang berlangsung di Aula Anging Mammiri BP-PAUD dan Dikmas SulSel itu diikuti 48 peserta dari 24 kabupaten dan kota se SulSel. Mereka berasal dari inspektorat dan dinas pendidikan kabupaten dan kota.

Pria Gunawan mengatakan, workshop hasil monitoring dan evaluasi (monev) DAK (fisik dan nonfisik) ini diadakan di seluruh Indonesia dan dilaksanakan oleh Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas.

Dikatakan, kaitan antara Balai dan pelaksanaan workshop ini adalah sebagai "jembatan" yang menghubungkan antara pusat dan daerah. Itu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BP-PAUD dan Dikmas.

Pada ksempatan tersebut, Pria Gunawan menjelaskan program dan tugas pokok BP-PAUD dan Dikmas SulSel dalam kontribusinya membangun dan mengembangkan pendidikan di daerah ini.

Tugas pokok yang dimaksud Pria Gunawan yakni, pengembangan model yang dilakukan oleh pamong belajar BP-PAUD dan Dikmas SulSel. Model ini dapat divalidasi oleh direktur teknis untuk diverifikasi.

Setelah diverifikasi dan dianggap lengkap serta berrmanfaat bagi masyarakat, maka model tersebut  bisa diadaptasi sesuai kebutuhan daerah melalui koordinas dan kolaborasi dengan diknas setempat. 

Sejumlah model pembelajaran yang dibuat pamong BP-PAUD dan Dikmas SulSel, lanjut Pria Gunawan, sudah dikembangkan di beberapa daerah. Khusus model pembelajaran buta aksara saja, telah dikembangkan di tujuh kabupaten di SulSel.

"Tahun 2020, ada 13 model yang akan dibedah," kata Pria Gunawan.

Fungsi kedua BP-PAUD dan Dikmas, kata Pria Gunawan adalah, pengembangan mutu. Dalam hal pengembangan mutu ini, BP-PAUD dan Dikmas tidak melakukan akreditasi, tetapi membantu lembaga agar layak diakreditasi.

"Saat ini, ada sekitar 8.000 lebih, sehingga perlu percepatan proses akreditasi," kata Pria Gunawan.

Pengembangan mutu dan pengembangan model menurut Pria Gunawan adalah tugas utama balai.

Fungsi ketiga kata Pria Gunawan adalah fasilitasi. Dalam hal ini, balai memberikan pembinaan dan memfasilitasi daerah, satuan pendidikan, mitra kerja, dan stake holder. 

Kepala Sub Bagian Umum BP-PAUD dan Dikmas SulSel, Saprullah, S.Sos,MM melaporkan, kegiatan ini berlangsung sehari, mulai pukul 11.00 dan berakhir pukul 21.00.

Dikatakan, peserta workshop akan menerima materi antara lain dari Direktorat PAUD dan Dikmas Kemendibud, Kejati SulSel, dan tim teknis DAK PAUD dan Dikmas Kemendikbud. 

Usai pembukaan, Plt Kabag Perencanaan dan Penganggaran Dikmas, Eru Ahmad Suratman, memberi pengarahan dan menjelaskan kebijakan Ditjen PAUD dan Dikmas tahun 2019. (rusdy)

(Sumber Berita: Rusdy Embas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Umum 21 Oktober 2019 | Dibaca 76x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔23 Juli 2019

    Bimbingan Teknis Pamong Belajar SPNF-SKB Tahun 2019

  • Agenda
    🕔30 April 2019

    Focus Group Discussion (FGD) Validasi Draft Pengembangan Model Pembinaan Kursus dan Pelatihan Tahun 2019

  • Agenda
    🕔22 April 2019

    Orientasi Teknis Petugas Pengumpul Data dalam rangka Pemetaan Mutu Tahun 2019

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Kepala Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Pengelola PKBM

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung