Penduduk Sulsel Enam Besar Angka Buta Aksara Tertinggi

Rusdy Embas
Kategori Berita: Umum 07 September 2019 | Dibaca 180x Diposting oleh: Rusdy Embas

Penduduk Sulsel Enam Besar Angka Buta Aksara Tertinggi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Muhadjir Effendy, mengatakan, menurut data BPS tahun 2018, masih terdapat enam provinsi di Indonesia dengan angka buta aksara lebih dari 4 persen. Salah satu di antaranya adalah Sulawesi Selatan.

Hal tersebut diungkapkan Mendikbud dalam sambutannya pada puncak acara Peringatan Hari Aksara Internasional Ke-54 tingkat nasional di Lapangan Karebosi, Makassar, Sabtu (7/9/2019).

Keenam provinsi yang dimaksud Mendikbud adalah, Papua (22,88 persen), Nusa Tengara Barat (4,63 persen), Nusa tenggara Timur (5,24 persen), Sulawesi Barat (4,64 persen), Sulawesi Selatan (4,63 persen), dan Kalimatan Barat (4,21 persen).

Di hadapan peserta yang memadati Lapangan Karebosi, Mendikbud mengatakan, "Hari ini Sabtu, 7 September, merupakan hari yang  sangat penting bagi kita semua. Kita berkumpul di Lapagan Karebosi Makassar ini untuk bersama-sama memperingati  Hari Aksara Internasional 2019 tingkat nasional."

"Jika ke-enam provinsi ini dapat memberantas buta aksara di daerahnya masing-masing maka angka buta aksara di Indonesia akan menurun secara signifikan. Jika mampu membebaskan diri dari buta aksara secara keseluruhan maka kita bisa berharap kualitas sumber daya manusia di seluruh Indonesia akan semakin meningkat," kata Mendikbud.

"Presiden Jokowi telah menggariskan bahwa prioritas pembangunan Indonesia pada lima tahun ke depan adalah pembangunan sumber daya manusia," kata menteri. 

"Saya juga menghimbau kepada seluruh keluarga, sekolah, dan masyarakat bersama-sama mengembangkan dan menguatkan budaya literasi. Para orangtua perlu mengenalkan buku sejak dini. Sediakan waktu untuk membaca buku atau cerita kepada anak-anak kita," katanya.

Sekolah harus berperan aktif mengadakan berbagai kegiatan literasi siswa. Masyarakat dapat mengambil peran dengan ikut menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berkembangnya budaya literasi.

Sebelumnya, Dirjen PAUD dan Dikmas, Harris Iskandar melaporkan, berdasarkan data BPS tahun 2018, angka buta aksara di seluruh Indonesia tersisa 1,93 persen (3.290.490 orang).

Jumlah angka buta aksara tersebut merupakan sasaran yang tidak mudah diselesaikan karena berada di kawasan terpencil dan notabene susah dijangkau. Namun kita harus bertekad untuk menurunkan buta aksara hingga 0 persen. (rusdy)

(Sumber Berita: Rusdy Embas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Umum 07 September 2019 | Dibaca 180x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔23 Juli 2019

    Bimbingan Teknis Pamong Belajar SPNF-SKB Tahun 2019

  • Agenda
    🕔30 April 2019

    Focus Group Discussion (FGD) Validasi Draft Pengembangan Model Pembinaan Kursus dan Pelatihan Tahun 2019

  • Agenda
    🕔22 April 2019

    Orientasi Teknis Petugas Pengumpul Data dalam rangka Pemetaan Mutu Tahun 2019

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Kepala Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Pengelola PKBM

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung