Lembaga Dongeng Ceria Hibur Murid SIT Nurul Fikri Makassar

Idham Dwiguna
Kategori Berita: Umum 26 November 2019 | Dibaca 382x Diposting oleh: Idham Dwiguna

Lembaga Dongeng Ceria Hibur Murid SIT Nurul Fikri Makassar

Ratusan siswa dan siswi SIT Nurul Fikri Makassar dari jenjang pendidikan KB/TKIT sampai SMAIT menghadiri kegiatan Dongeng Ceria dengan menghadirkan Pendongeng dari Lembaga Dongeng Ceria Jakarta, di Lantai 3 Gedung Pelatihan Kampus STIE AMKOP Makassar, Jumat (15/11/2019).

Dogeng Ceria Management merupakan lembaga sosial pemerhati anak yang berfokus pada pendidikan non formal.

Panitia SIT Nurul Fikri dan Lembaga Dongeng Ceria membagi kegiatan ini menjadi tiga sesi. Peserta pada sesi pertama adalah murid kelas tiga, empat, dan lima unit SDIT. Selanjutnya, pada sesi kedua adalah murid KB/TKIT dan Murid SDIT kelas satu dan dua. Yang terakhir adalah sesi ketiga melibatkan murid SMPIT dan SMAIT Nurul Fikri Makassar. Sesi ini dibagi karena materi dongeng yang disampaikan beragam sesuai usia murid.

Dogeng untuk mengembangkan dan membangun imajinasi untuk memunculkan rasa ingin tahu anak, membangun kecerdasan emosional, dan dapat membangun karakter pada anak.

Tema dogeng dari Lembaga Dongeng Ceria, "Bercerita dengan Ceria, Menanamkan Akhlak Mulia".  Kisah dogeng yang disuguhkan oleh Lembaga Dongeng Ceria ini agak berbeda dengan dongeng pada umumnya. Dogeng ini berkisah Islami yang berhasil menghadirkan keharuan dari pesertanya.

Dengan hadirnya tim Dongeng Ceria, yang dipandu oleh Kak Yono dan kak Dini, peserta merasa terhibur. Banyak peserta yang matanya terlihat berkaca-kaca. Bahkan, ada yang menangis mendengar dogeng yang disuguhkan Lembaga Dongeng Ceria. Penyesalan atas sebuah perbuatan yang pernah dilakukan kepada orangtua.

Lembaga Dongeng Ceria, juga menambahkan kisah dogeng lainnya. Di sesi pertama dan ketiga menghadirkan kisah tentang Ahmad yang masuk ke dalam surga karena amalan baiknya, tetapi tidak menemukan kedua orangtuanya di surga. Sedangkan pada sesi kedua, lebih kepada kisah tentang penanaman adab sebelum makan. Dan disesi ketiga menghadirkan dua boneka tangan sebagai media yang diberi nama Utin dan Hafidz.

Sebelum akhir kegiatan yang dipandu Lembaga Dongeng Ceria, dilakukan donasi kemanusiaan oleh orangtua atau wali dari murid SIT Nurul Fikri Makassar yang telah  dikumpulkan sebelumnya. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membangun "Villa Tahfidz Yatim Seribu Pulau 2" yang berada di Desa Pejambon, Kecamatan Kramatmulya, Kuningan, Jawa Barat sebagai wadah belajar dan menghafal bagi anak yatim. Baik yang berasal dari pulau kecil dan terpencil yang berada dalam keterbatasan maupun anak yatim akibat bencana alam yang menimpa mereka kemudian diasuh oleh Lembaga Dongeng Ceria.*** (lia)

(Sumber Berita: Sitti Naadia)

Idham Dwiguna
Kategori Berita: Umum 26 November 2019 | Dibaca 382x Diposting oleh: Idham Dwiguna

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔27 Juli 2020

    FGD Validasi Draft Model 2020

  • Agenda
    🕔22 Juni 2020

    Bimbingan Teknis Dalam Jaringan (Bimtek Daring) bagi guru, mitra, dan Penilik PAUD.

  • Agenda
    🕔10 Juni 2020

    WEBINAR BPPAUD DAN DIikmas Sulsel "Pentingnya Protokol Kesehatan Covid 19 dalam Kebersamaan"

  • Agenda
    🕔05 Mei 2020

    Workshop Pendidik PAUD Online dengan tema "Bincang Santai I"

  • Agenda
    🕔17 Maret 2020

    Orientasi Teknis Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas di Sulawesi Selatan Tahun 2020

Selengkapnya