Ketua BAN PAUD dan Dikmas Provinsi Sulawesi Selatan Jamin Peserta Workshop Barru Lolos ke Tahap Visitasi

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Umum 28 Oktober 2019 | Dibaca 118x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Ketua BAN PAUD dan Dikmas Provinsi Sulawesi Selatan Jamin Peserta Workshop Barru Lolos ke Tahap Visitasi

Ketua BAN PAUD dan Dikmas Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Latief Amri, menjadi salah satu narasumber pada Workshop Penguatan Penerapan 8 Standar Nasional Pendidikan untuk program PAUD di Barru. Workshop ini merupakan program kemitraan BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan, yang melibatkan tiga unsur, yaitu BP-PAUD dan Dikmas Sulsel, Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, dan Badan Akreditasi Nasional Provinsi Sulawesi Selatan.

Ali Latief Amri menjelaskan bahwa BAN PAUD dan Dikmas merupakan salah satu dari tiga badan akreditasi di Indonesia yang diberi kewenangan mengakreditasi lembaga PAUD, PKBM, dan LKP.

Berdasarkan PP nomor 3 tahun 2013, setiap lembaga pendidikan harus diakreditasi. Bagi lembaga yang menyelesaikan EDS-PAnya dan minimal mengupload 24 butir (dari total 40 butir), sebelum tanggal 5 November 2019, dijamin lolos ke tahap visitasi.

"Saya jamin semua peserta workshop Barru yang menyelesaikan EDS-PAnya sebelum tanggal 5 November 2019, lolos ke tahap visitasi. Data dapodik lembaga dapat diperbaiki setiap saat secara online," katanya.

Dijelaskan, ada tiga dokumen yang harus diupload pada EDS-PA. Pertama, persyaratan umum, meliputi permohonan akreditasi dan izin operasional lembaga. Kedua, persyaratan khusus, meliputi kompetensi pendidik (dokumen sertifikat diklat), jumlah peserta didik minimal 10 orang (dokumen daftar peserta didik pada tahun berjalan yang ditandatangani oleh kepala sekolah). Ketiga, dokumen KTSP. Setelah syarat umum dan khusus terpenuhi, baru meng-upload dokumen 8 SNP, minimal 24 butir.

"Cara pendaftaran melalui website sispena. Sertifikat akreditasi berlaku selama 5 tahun. Lembaga yang terakreditasi C dapat mengajukan reakreditasi setelah 2 tahun masa berlaku akreditasi C-nya," jelasnya.

Kuota akreditasi untuk Sulawesi Selatan tahun 2019, lanjut Ali Latief Amri ,sebesar 1.600 lembaga. Dia memastikan akreditasi tidak dipungut biaya.

(Sumber Berita: Yulfien)

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Umum 28 Oktober 2019 | Dibaca 118x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔23 Juli 2019

    Bimbingan Teknis Pamong Belajar SPNF-SKB Tahun 2019

  • Agenda
    🕔30 April 2019

    Focus Group Discussion (FGD) Validasi Draft Pengembangan Model Pembinaan Kursus dan Pelatihan Tahun 2019

  • Agenda
    🕔22 April 2019

    Orientasi Teknis Petugas Pengumpul Data dalam rangka Pemetaan Mutu Tahun 2019

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Kepala Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Pengelola PKBM

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung