Kemendikbud Segera Luncurkan Literasi Digital

Rusdy Embas
Kategori Berita: Umum 07 September 2019 | Dibaca 26x Diposting oleh: Rusdy Embas

Kemendikbud Segera Luncurkan Literasi Digital

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy mengungkapkan akan segera meluncurkan literasi digital. Natuna, Kepulauan Riau, dipilih sebagai tempat untuk memperkenalkan program ini, 18 September 2019 mendatang.

"Nanti, 18 September, kita launching di Natuna. Ini salah satu perangkat literasi. Yakni literasi digital," kata Mendikbud Muhadjir kepada wartawan pada penutupan peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) 2019 dan Festival Literasi tingkat nasional yang dipusatkan di Lapangan Karebosi Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (7/9/2019).

Peluncuran literasi digital itu menurut, Mendikbud, untuk membekali warga, termasuk anak-anak sebagai generasi milenial agar memiliki imunitas menghadapi berita-berita menyesatkan, berita negatif dan termasuk hoaks, sehingga harus memiliki kemampuan untuk melakukan filterisasi.

Berkaitan dengan hal itu, lanjut dia, salah satu tugas pemerintah memberikan literasi digital karena banyak informasi yang harus disaring untuk menghindari hal yang tidak diiinginkan.

Terkait pemberantasan buta aksara, menteri mengatakan, sudah dilakukan pemerintah secara besar-besaran sejak awal kemerdekaan hingga Orde Baru dengan membuat banyak SD Inpres.

Khusus mempersiapkan generasi emas menghadapi era 4.0, lanjutnya, tidak cukup lagi jika dengan literasi membaca, tulis, dan berhitung (Calistung) saja. Tetapi ditingkatkan ke literasi yang lebih fungsional seperti literasi digital, literasi finansial atau keuangan, dan literasi budaya.

Gubernur SulSel HM Nurdin Abdullah dalam sambutan selamat datangnya kepada peserta Pameran HAI 2019 dan Festival Literasi yang berasal dari seluruh Indonesia, mengatakan, pengentasan buta aksara di SulSel sudah tuntas, sehingga ini mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Berdasarkan data BPS SulSel kata Nurdin, diketahui, tingkat IPM SulSel pada 2018 mencapai 70,90. Ada kabupaten kota yang berstatus literasi tinggi, termasuk Kota Makassar. Sebelas kabupaten/kota lainnya status sedang, selebihnya, enam kabupaten/kota, masih berstatus rendah.

"Dengan kemampuan literasi yang meningkat, ini akan memberikan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan angka harapan hidup," katanya.

Seusai seremoni penutupan kegiatan, Mendikbud didampingi Gubernur SulSel Nurdin Abdullah barsama Dirjen PAUD dan Dikmas Harris Iskandar mengunjungi stan pameran yang sudah memajang produknya sejak acara dibuka Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud. (rusdy)


(Sumber Berita: rusdyembas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Umum 07 September 2019 | Dibaca 26x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔23 Juli 2019

    Bimbingan Teknis Pamong Belajar SPNF-SKB Tahun 2019

  • Agenda
    🕔30 April 2019

    Focus Group Discussion (FGD) Validasi Draft Pengembangan Model Pembinaan Kursus dan Pelatihan Tahun 2019

  • Agenda
    🕔22 April 2019

    Orientasi Teknis Petugas Pengumpul Data dalam rangka Pemetaan Mutu Tahun 2019

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Kepala Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Pengelola PKBM

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung