Kadis Pendidikan se-SulSel Ikuti Rakor Kab/Kota Tahun 2020

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Umum 24 September 2020 | Dibaca 210x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Kadis Pendidikan se-SulSel Ikuti Rakor Kab/Kota Tahun 2020

Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP-PAUD dan Dikmas) Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten/Kota Tahun 2020, Rabu (23/9/2020). Rakor yang diikuti Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Bidang PAUD se-Sulawesi Selatan itu, dibuka Sesditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Dr Sutanto, SH, MA, secara virtual.

Karena rakor ini diselenggarakan masih dalam masa pandemi Covid-19, panitia menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mengenakan masker, dan menjaga jarak. Bahkan, panitia menyiapkan satu kamar untuk satu peserta. Itu berbeda jika dibandingkan dengan penyelenggaraan kegiatan serupa di waktu sebelum pandemi Covid-19 dimana kapasitas kamar yang disiapkan bisa diisi dua atau tiga orang.

Kepala BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. Arman Agung, M.Pd mengatakan, sebelum memutuskan melaksanakan kegiatan ini secara tatap muka, telah dipertimbangkan perkembangan terkini terkait kondisi dan aturan yang diberlakukan saat ini.

"Setelah menimbang dan memperhatikan berbagai hal, termasuk fasilitas asrama dan aula kami yang memungkinkan tetap terjaganya ketatalaksanaan protokol kesehatan Covid-19, maka kami putuskan mengundang peserta secara terbatas dengan skala prioritas, karena banyak hal yang perlu dikoordinasikan terkait pelaksanaan kegiatan PAUD dan Dikmas di Sulsel," kata Arman Agung.

Dikatakan, banyak kendala dalam pelaksanaan pembelajaran selama masa pandemi Covid-19. Berbagai keluhan juga datang dari para orangtua dan guru terkait sulitnya melaksanakan pembelajaran di masa pandemi.

Arman Agung juga mengungkapkan bahwa baru saja melaksanakan webinar "Kelas Orangtua Berbagi Sulsel Sesi 2" kerjasama Direktorat PAUD dengan BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Sulsel.

"Dalam kegiatan tersebut, banyak sharing dari orangtua murid terkait kesulitan mereka mendampingi anak-anak belajar di rumah,"
 katanya.

Selaku pemangku kebijakan dan kepentingan, sharing dari orangtua murid itu, harus dicarikan solusi terbaik agar pendidikan generasi penerus bangsa ini harus tetap dilaksanakan apapun caranya.


Dikatakan pula, tahun ini merupakan momentum perubahan yang berdampak langsung terhadap berbagai aspek, termasuk kepada UPT BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Sulawesi Selatan. Terjadinya restrukturisasi organisasi membuat UPT PP/BP-PAUD dan Dikmas se-Indonesia berubah induk dari Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas ke Direktorat Jenderal PAUD Dikdas dan Dikmen.

"Akibat restrukturisasi tersebut, untuk beberapa saat kami mengalami cut off anggaran, sehingga sebagian besar kegiatan BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Sulsel harus kami agendakan ulang, termasuk diantaranya rakor ini,"
 katanya. 

Fenomena itu menurut Arman Agung menjadi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan program PAUD dan Dikmas Sulsel, sehingga di antara bulan September-Desember 2020 ini, kami betul-betul harus bekerja keras dan berjibaku mengejar ketertinggalan pada bulan-bulan sebelumnya.


"Kehadiran peserta dalam rakor ini kami yakini akan memberi nilai substansi yang besar dan penting dalam menjawab tantangan dan permasalahan PAUD di wilayah kerja," kata Arman Agung.



(Sumber Berita: Rusdi Embas)

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Umum 24 September 2020 | Dibaca 210x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔07 Oktober 2020

    Kelas Orangtua Berbagi Sesi 3 "Menumbuhkan Karakter Anak Usia Dini di Rumah selama Masa BDR"

  • Agenda
    🕔06 Oktober 2020

    Bimbingan Teknis PTK PAUD Angkatan III

  • Agenda
    🕔23 September 2020

    Undangan Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota Tahun 2020

  • Agenda
    🕔08 September 2020

    Orientasi Teknis Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas Tahun 2020

  • Agenda
    🕔08 September 2020

    Undangan Sosialisasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Pendidik/Tutor Bantu bagi SKB

Selengkapnya