Bedah Buku Catatan Pagi Dokter Koboi

Rusdy Embas
Kategori Berita: Umum 27 April 2019 | Dibaca 33x Diposting oleh: Rusdy Embas

Bedah Buku Catatan Pagi Dokter Koboi

Setelah sukses memecahkan rekor prestasi Indonesia dunia peluncuran serentak se Indonesia bersama Pegadaian di Sumenep, Jawa Timur, awal April lalu, kini, buku Catatan Pagi Dokter Koboi yang dibedah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, Thailand, Sabtu (27/4/2019).

Hadir dalam bedah buku Catatan Pagi Dokter Koboi tersebut adalah, Professor Mustari Mustafa (Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok Thailand) dan dr Siswanto Wahab Sp.KK (ketua Ikatan Dokter Indonesia Kota Makassar). Bedah buku berlangsung meriah.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand, Prof Dr Mustari Mustafa menyatakan, apresiasinya atas buku catatan pagi dokter koboi ini. Buku ini berisi catatan kecil penulis di media sosial terutama Facebook.

"Buku merupakan kenangan buat anak cucu ke depan. Ini pun akan menjadi motivasi 3000 mahasiswa Indonesia yang mengenyam pendidikan di Thailand untuk bisa membuat buku dengan tema apa saja sesuai minat," ujara Mustari mustafa .

Ketua IDI Kota Makassar dr Siswanto Wahab Mengatakan penulis berhasil mengangkat tema menarik di buku Catatan Pagi Dokter Koboi tidak melulu soal kedokteran yang memang merupakan latar belakang penulis. Justru yang banyak soal filosopi hidup.

Banyak catatan tentang makna persahabatan, rezeki, dan membangun silaturahmi. Juga ada tulisan soal motivasi dan kisah-kisah inspiratif.

"Menariknya, catatan-catatan dokter koboi ini lahir dengan mudah dalam setiap pertemuan dengan sahabatnya, lantaran kontennya yang majemuk, buku ini penting dan menarik untuk dibaca. Tidak sekadar menambah koleksi pustaka, tetapi juga menghadirkan wawasan dan pengetahuan baru," ujar Siswanto Wahab

Saya sebagai penulis buku "Catatan Pagi Dokter Koboi", kata  dr Wachyudi Muchsin mengapresiasi kesediaan KBRI Bangkok untuk membincangkan buku ini.

"Semoga ini bisa menjadi spirit bagi siapa saja, untuk menulis buku sebab menulis itu mudah. Apalagi bedah buku berlangsung di Bangkok Thailand tentu ini serasa mimpi tapi berkat dukungan semua pihak bisa berlangsung sukses dan memberi motivasi kepada siapapun." (iksan)


(Sumber Berita: rusdy embas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Umum 27 April 2019 | Dibaca 33x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔30 April 2019

    Focus Group Discussion (FGD) Validasi Draft Pengembangan Model Pembinaan Kursus dan Pelatihan Tahun 2019

  • Agenda
    🕔22 April 2019

    Orientasi Teknis Petugas Pengumpul Data dalam rangka Pemetaan Mutu Tahun 2019

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Kepala Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Pengelola PKBM

  • Agenda
    🕔20 Maret 2019

    Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Program PAUD dan Dikmas Tahun 2019

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung