Adaptasi Kebiasaan Baru: Perayaan Hari Anak Nasional 2020 Secara Virtual

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Umum 07 Agustus 2020 | Dibaca 89x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Adaptasi Kebiasaan Baru: Perayaan Hari Anak Nasional 2020 Secara Virtual

Hari Anak Nasional (HAN) diperingati pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya. Dengan tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju" tahun ini diharapkan masyarakat dan pemerintah saling membantu dalam meningkatkan pembinaan dan pengembangan anak secara holistik integratif dan berkesinambungan.

Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2020 terasa berbeda., tidak ada lagi panggung ekspresi di sekolah, dimana anak-anak menampilkan bakat dan kebolehannya. Meski begitu, peringatan HAN tetap berlangsung walaupun dilakukan secara virtual/daring demi memberikan keceriaan bagi anak-anak di hari istimewa ini.

Salah satu sekolah yang merayakan HAN 2020 secara daring adalah SD Negeri Borong, Makassar, pada Sabtu (25/Juli/2020). Murid-murid sekolah yang terletak di Kecamatan Manggala itu membuat pentas virtual dari rumah karena suasana pandemi Covid-19.

"Kita ingin anak-anak tetap mendapatkan perhatian dengan cara mereka diberi ruang untuk berekspresi dan menampilkan kreativitasnya," jelas Kepala SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, saat peringatan HAN virtual dengan menggunakan aplikasi CloudX itu.

Tujuan HAN kali ini agar sekolah mengambil peran dalam kampanye mewujudkan hak anak, sesuai komitmen sebagai Sekolah Ramah Anak (SRA). Untuk memotivasi anak agar tetap kreatif selama di rumah, memberi kesempatan kepada sebanyak mungkin anak tampil menunjukkan bakat dan kebolehannya.

Selain itu, pentas virtual ini merupakan bagian dari adaptasi kebiasaan baru bagi sekolah, yang tak hanya melaksanakan proses belajar mengajar tapi juga kegiatan-kegiatan yang menunjang semakin majunya pendidikan.

Meski dilakukan secara virtual, tapi anak-anak tampak antusias mengikuti perayaan HAN ini. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya lalu dilanjutkan dengan lagu Mars SD Negeri Borong, ciptaan Yosias Timbonga. Acara selanjutnya pembacaan ayat suci Alquran oleh Hanifa (kelas 6A) dan beberapa penampilan dari murid-murid, baik yang tampil dari rumahnya maupun di sekolah. Ada beberapa yang tampil di sekolah karena alasan akses internet, tapi tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Pemerhati isu-isu anak, Rusdin Tompo, yang mengikuti acara itu secara virtual mengapresiasi kegiatan HAN ini. Menurutnya, meski anak-anak tidak tampil di Panggung Ekspresi, yang ada di halaman sekolah, tapi tidak mengurangi makna peringatan ini. Kondisi pandemi Covid-19 justru jadi tantangan untuk kita tetap memperhatikan pemenuhan hak-hak anak dan aspek perlindungan anak lainnya.

"Peringatan HAN secara virtual ini adalah momen bagi kita untuk tetap peduli akan nasib anak-anak kita, sebagai generasi masa depan bangsa," pesannya.


(Sumber Berita: Irwan Tando)

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Umum 07 Agustus 2020 | Dibaca 89x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔23 September 2020

    Undangan Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota Tahun 2020

  • Agenda
    🕔08 September 2020

    Orientasi Teknis Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas Tahun 2020

  • Agenda
    🕔08 September 2020

    Undangan Sosialisasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Pendidik/Tutor Bantu bagi SKB

  • Agenda
    🕔27 Juli 2020

    FGD Validasi Draft Model 2020

  • Agenda
    🕔22 Juni 2020

    Bimbingan Teknis Dalam Jaringan (Bimtek Daring) bagi guru, mitra, dan Penilik PAUD.

Selengkapnya