Belajar Bahasa Inggris Gratis di Rumah Baca QBS

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pendidikan Masyarakat 24 April 2018 | Dibaca 81x Diposting oleh: Rusdy Embas

Belajar Bahasa Inggris Gratis di Rumah Baca QBS

Anak anda ingin belajar bahasa Inggris tapi tidak punya uang untuk mengikuti les bahasa internasional tersebut? Jika bermukim di Kabupaten Bulukumba, bisa mendatangi Rumah Baca QBS Bulukumba, di Jl. Abdul Karim (Pao) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Anak-anak yang ingin belajar bahasa Inggris bisa ke lokasi tersebut. Penggiat rumah baca tidak akan mengutip pembayaran sepeserpun. Datang saja, dan belajar gratis sepuasnya. Hanya saja, kegiatan tersebut tidak setiap hari dilakukan, tetapi khusus hari Minggu.

"Agenda tersebut tiap hari Minggu. Mereka belajar membaca dan belajar bahasa Inggris gratis," kata penggiat Rumah Baca QBS Bulukumba, Irwan QBS, Rabu (24/4/2018).

Menurut Irwan, aktivitas mingguan itu rutin dilakukan dengan cara mengajak siswa-siswi SD ikut belajar bahasa Inggris secara gratis. Tujuan utamanya sebenarnya adalah gerakan membaca. Selain belajar bahasa Inggris gratis, mereka juga wajib membaca selama 10 sampai 30 menit setiap datang belajar.

"Semoga kegiatan ini menjadi daya tarik bagi para siswa dalam mengenal baca tulis sejak dini, sebab dunia baca sangat penting. Namun kini terjadi pergeseran karena budaya nongkrong yang marak terjadi dikalangan anak-anak seperti SD hingga SMA," katanya.

"Bahkan mahasiswa sangat menurun minat bacanya sehingga perlu diupayakan dengan mengajak mereka membaca, sekaligus sebagai antisipasi terjadinya pergaulan bebas dengan mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan positif," ujar Irwan QBS.

Belajar bahasa Inggris gratis di Rumah Baca QBS Bulukumba tersebut, menurut Irwan, sudah berlangsung sejak tahun 2016. Selain belajar di Rumah Baca QBS Bulukumba, kata Irwan, dia juga mengadakan kegiatan berupa spending day dan motivasi baca, belajar bahasa Inggris sekaligus mengajak membaca, baik anak SMP maupun SMA, di beberapa sekolah.

"Kami berharap agar kiranya gerakan membaca menjadi bagian terpenting dalam membudayakan literasi, tidak sekedar simbol tetapi menjadi tindakan nyata," katanya. (Iksan)


(Sumber Berita: Rusdy Embas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pendidikan Masyarakat 24 April 2018 | Dibaca 81x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔27 Agustus 2018

    Bimbingan Teknis Penjaminan Mutu Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB)

  • Agenda
    🕔30 Juli 2018

    FGD Orientasi Supervisi Satuan PAUD dan Dikmas

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Peningkatan Kompetensi Penilik

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan LKP

  • Agenda
    🕔10 April 2018

    Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Kota Tahun 2018

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung