Pendidikan Karakter untuk Orangtua Murid TK Pabbata Ummi Antang

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 31 Oktober 2018 | Dibaca 224x Diposting oleh: Rusdy Embas

Pendidikan Karakter untuk Orangtua Murid TK Pabbata Ummi Antang

Para orangtua pun dipandang perlu mendapatkan pendidikan karakter, seperti yang dilakukan Program Studi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, yang menggelar penyuluhan pendidikan karakter kepada orangtua murid Taman Kanak Kanak Pabbata Ummi di area Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Antang, Makassar, Rabu (31/10/2018).

Selain mahasiswa HI yang menjadi pembicara, penyelenggara penyuluhan menghadirkan juga Amelia Kristina dari UNICEF Indonesia sebagai narasumber. Kehadirannya diharapkan orangtua dapat membangun komunikasi yang santun orangtua dengan anak dan meminimalisir potensi kekerasan terhadap anak.

Selain penyuluhan, melalui kegiatan ini, peserta didik diperkenalkan dengan budaya perdamaian melalui aktivitas bermain peaceboard game yang difasilitasi oleh Komunitas PeaceGen Makassar.

Kegiatan ini dilaksanakan juga sebagai perwujudan program mata kuliah Internship bagi mahasiswa tingkat akhir HI Unibos.

"Jadi program ini adalah salah satu di antara beberapa program yang dilaksanakan oleh mahasiswa tingkat akhir program studi Hubungan Internasional yang mengambil mata kuliah Internship atau magang. Mata kuliah Internship sendiri baru semester ini dijalankan karena ia bagian dari Kurikulum 2018 yang baru diimplementasikan pada semester ini," kata Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Zulkhair Burhan.

Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi bersama UNICEF Indonesia dan PeaceGen Makassar ini diakhiri dengan pembagian hadiah untuk pemenang lomba mewarnai yang diadakan di awal kegiatan.

Zulkhair menambahkan, melalui mata kuliah Internship mahasiswa diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapatkan selama masa perkuliahan dan diharapkan mereka dapat membangun jejaring dengan berbagai pihak.

"Harapannya, program Internship ini dapat menjadi jembatan yang baik sebelum mahasiswa mengakhiri studi dan masuk ke dunia kerja," kata Zulkhair. (Asnira)


(Sumber Berita: Rusdy Embas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 31 Oktober 2018 | Dibaca 224x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔30 April 2019

    Focus Group Discussion (FGD) Validasi Draft Pengembangan Model Pembinaan Kursus dan Pelatihan Tahun 2019

  • Agenda
    🕔22 April 2019

    Orientasi Teknis Petugas Pengumpul Data dalam rangka Pemetaan Mutu Tahun 2019

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Kepala Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Pengelola PKBM

  • Agenda
    🕔20 Maret 2019

    Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Program PAUD dan Dikmas Tahun 2019

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung