Guru PAUD Bimtek Implikasi Implementasi Instrumen Pemenuhan TPPA

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 14 Mei 2019 | Dibaca 20x Diposting oleh: Rusdy Embas

Guru PAUD Bimtek Implikasi Implementasi Instrumen Pemenuhan TPPA

Direktorat Jenderal Penddikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Implikasi Instrumen Pemenuhan Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (TPPA), di Makassar, Selasa (14/5/2019).

Bimbingan teknis yang berlangsung di Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan itu, diikuti 24 guru PAUD dari Makassar, Pangkep, dan Maros. Bimbingan dipandu oleh Dr Nurjannah bersama Isningtyas.

Dalam bimbingan tersebut, dilakukan simulasi penilaian capaian perkembangan anak melalui pemutaran video singkat yang menunjukkan aktivitas anak-anak usia lima hingga enam tahun. Dari tayangan itu, setiap peserta bimbingan diminta mengisi form yang sudah disiapkan panitia.

Ada enam lingkup perkembangan anak yang dinilai yakni; nilai agama dan moral; fisik dan motorik yang meliputi motorik kasar dan morik halus, serta kesehatan dan perilaku keselamatan; lingkup kognitif meliputi belajar dan pemecahan masalah, berpikir logis, dan berpikir simbolis.

Lingkup bahasa meliputi bagaimana memahami bahasa, mengungkapkan, dan keaksaraan; lingkup sosial emosional meliputi kesadaran diri, rasa tanggung jawab untuk diri sendiri dan orang lain, serta perilaku pro sosial; dan lingkup seni meliputi ekspresi diri melalui musik dan gerak serta ekspresi diri melalui seni visual dan kerajinan tangan.

Setiap lingkup perkembangan anak yang dinilai sudah ditetapkan indikator penilaiannya dalam jumlah yang berbeda.

Secara keseluruhan, ada 37 poin yang harus diisi oleh guru, namun dalam simulasi itu, para guru hanya diminta mengisi 21 poin saja. Selebihnya akan diisi di sekolah masing-masing dengan mengamati peserta belajar di PAUD masing-masing, dengan mengamati langung kegiatan anak.

Di akhir penilaian setiap guru diminta mengisi penilaian atas hasil capaian perkembangan anak yang dinilai. Ada empat pilihan hasil capaian yang disiapkan, yakni berkembang sangat baik (BSB), berkembang sesuai harapan (BSH), mulai berkembang (MB), dan belum berkembang (BB).

Di akhir paparannya, Nurjannah mengatakan, hasil isian simulasi penilaian anak itu akan ditabulasi secara nasional bersama dengan hasil penilaian serupa yang dilakukan di seluruh Indonesia. (rusdy)


(Sumber Berita: rusdy embas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 14 Mei 2019 | Dibaca 20x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔30 April 2019

    Focus Group Discussion (FGD) Validasi Draft Pengembangan Model Pembinaan Kursus dan Pelatihan Tahun 2019

  • Agenda
    🕔22 April 2019

    Orientasi Teknis Petugas Pengumpul Data dalam rangka Pemetaan Mutu Tahun 2019

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Kepala Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Pengelola PKBM

  • Agenda
    🕔20 Maret 2019

    Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Program PAUD dan Dikmas Tahun 2019

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung