Efek Bola Salju dalam Pengimbasan Pasca Bimtek PTK PAUD

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 06 Juli 2020 | Dibaca 186x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Efek Bola Salju dalam Pengimbasan Pasca Bimtek PTK PAUD

Setelah merampungkan kegiatan Bimtek Daring Guru PAUD tentang Belajar dari Rumah, seluruh peserta mempersiapkan diri untuk melakukan Pengimbasan Hasil Bimtek - Belajar dari Rumah kepada guru-guru lain di daerahnya dalam kurun waktu sepuluh hari sejak bimtek selesai dilakukan (28 Juni s.d 7 Juli). 

Muhammad Hasbi, Direktur PAUD menyatakan dalam sambutannya, "Melihat kondisi terkini, satuan PAUD hampir pasti belum diperkenankan melakukan pembelajaran langsung dalam waktu dekat. Karena itu kami harapkan kegiatan pengimbasan ini disegerakan, agar guru paham apa yang harus dilakukan dan peserta didik tidak terlalu lama di rumah tanpa belajar."

Pada kebijakan Direktorat PAUD, pengimbasan dapat dilakukan secara daring atau luring, dengan mengikuti protokol pencegahan Covid-19. Dari pantauan terakhir, kabupaten yang melaksanakan pengimbasan secara daring antara lain Luwu Timur, Pinrang, Soppeng, dan Sinjai. Adapun yang melaksanakan pengimbasan secara luring antara lain Sidrap, Takalar, Pare-pare, Barru, Bantaeng, Selayar, dan Palopo. 

Dalam pedoman yang diterbitkan Direktorat PAUD, kegiatan bimtek yang menyasar 5.100  PTK PAUD ini akan berimbas pada 102.000 guru PAUD lainnya di seluruh Indonesia, dimana 1 PTK akan mengimbaskan ke 20 guru PAUD. Khusus untuk Sulawesi Selatan, bimtek sebelumnya diikuti oleh 150 PTK PAUD yang mengimbaskan ke 30.000 guru PAUD se-Sulawesi Selatan. 

Dari pola secara umum, pendekatan ini menciptakan efek bola salju terhadap pengetahuan dan keterampilan guru PAUD tentang metode Belajar dari Rumah. Pendekatan melalui pengimbasan ini adalah salah satu strategi Direktorat PAUD dalam menyikapi pandemi Covid-19 dalam hal penyebarluasan informasi tentang PAUD kepada guru-guru. 

Pengimbasan ini tentunya memiliki kendala. "Kendala yang umumnya kami alami antara lain orangtua murid kurang aktif dalam mengikuti informasi melalui group WA; terkendala kuota/akses internet; guru dan orangtua masih vakum dalam penggunaan media teknologi; proses BDR kurang mendapat dukungan dari orangtua murid," ungkap Takdir Ilahi, salah satu peserta bimtek dari Soppeng.



(Sumber Berita: Firman Rusliawan)

Yulfien Pasapan
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 06 Juli 2020 | Dibaca 186x Diposting oleh: Yulfien Pasapan

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔27 Juli 2020

    FGD Validasi Draft Model 2020

  • Agenda
    🕔22 Juni 2020

    Bimbingan Teknis Dalam Jaringan (Bimtek Daring) bagi guru, mitra, dan Penilik PAUD.

  • Agenda
    🕔10 Juni 2020

    WEBINAR BPPAUD DAN DIikmas Sulsel "Pentingnya Protokol Kesehatan Covid 19 dalam Kebersamaan"

  • Agenda
    🕔05 Mei 2020

    Workshop Pendidik PAUD Online dengan tema "Bincang Santai I"

  • Agenda
    🕔17 Maret 2020

    Orientasi Teknis Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas di Sulawesi Selatan Tahun 2020

Selengkapnya