Bosowa Peduli Berikan Pendampingan Guru PAUD Korban Gempa Sulteng

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 22 Oktober 2018 | Dibaca 33x Diposting oleh: Rusdy Embas

Bosowa Peduli Berikan Pendampingan Guru PAUD Korban Gempa Sulteng

Tim psikolog Universitas Bosowa (Unibos) Makassar bersama tim kemanusiaan dan relawan Bosowa Peduli, masih berada di Palu Sulawesi Tengah, Senin (22/10/2018).

Patmawaty Taibe, salah satu dosen psikolog Unibos yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut, mengaku bergabung dalam Tim Psikososial Bosowa Peduli untuk memberikan pendampingan psikososial kepada 43 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terdampak gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Eva sapaan dosen Unibos ini, memberikan pemetaan kebutuhan pendampingan psikososial pada anak usia dini dan teknik-teknik dasar pendampingan Physicology First Aid (PFA).

"Rata-rata kebutuhan guru PAUD di Sulteng ini masih minim terhadap pemahaman pendampingan psikososial pada korban bencana alam khususnya anak usia dini. Sehingga diperlukan peningkatan kapasitas dalam bentuk pendampingan secara berkelanjutan,"  kata Eva yang kini menjalani program doktoral di Cina.

Manager Bosowa Peduli, Marini, menuturkan keberlanjutan pendampingan psikososial untuk anak usia dini korban bencana alam akan berlangsung selama dua bulan.

"Selanjutnya setelah pendampingan psikososial dilakukan, Bosowa Peduli akan bekerjasama dengan salah satu sekolah swasta di Palu untuk mendirikan sekolah darurat dan tempat itu akan menjadi tempat pelatihan bagi para guru dan juga akan menjadi tempat belajar mengajar sementara untuk pembinaan bagi anak-anak. Program ini direncanakan akan berlanjut hingga enam bulan sampai satu tahun ke depan," kata Marini yang juga dosen Sosiologi Unibos.

"Pendampingan ini dilakukan dengan bekerjasama Mitra Edukasi dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Palu," Humas Unibos, Dian, menambahkan.

Pendampingan terhadap 43 guru PAUD itu lanjut Dian, terdiri dari 27 sekolah TK atau PAUD yang berasal dari tiga kabupaten yang terdampak bencana gempa bumi, tsunami, tanah longsor dan likuifaksi termasuk Kabupaten Sigi, Donggala dan Palu. (iksan)


(Sumber Berita: rusdy embas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Pendidikan Anak Usia Dini 22 Oktober 2018 | Dibaca 33x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔27 Agustus 2018

    Bimbingan Teknis Penjaminan Mutu Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB)

  • Agenda
    🕔30 Juli 2018

    FGD Orientasi Supervisi Satuan PAUD dan Dikmas

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Peningkatan Kompetensi Penilik

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan LKP

  • Agenda
    🕔10 April 2018

    Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Kota Tahun 2018

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung