PEMBELAJARAN A'BULO SIBATANG MASYARAKAT LORONG DALAM BUDIDAYA CABAI TAHUN 2017




[ Download Lampiran ]


Gambaran umum kehidupan lorong perkotaan biasanya teridentifikasi sebagai suatu kawasan yang kotor, semrawut dan cenderung kumuh. Karakteristik yang kurang bagus ini tentu juga akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Keprihatinan terhadap kondisi seperti ini menjadi perhatian hampir semua pihak untuk kemudian mengubahnya menjadi bersih, indah, dan teratur.


Tanaman cabai menjadi pilihan bagi program ini. Hal ini dikarenakan kebutuhan rumah tangga terhadap cabai cukup tinggi, nilai ekonomisnya yang cukup tinggi, budidaya yang mudah dan murah, dan juga dapat menambah keasrian lorong. Cabai dibutuhkan untuk beragam masakan, khususnya sambal. Tidak sedikit
orang yang tidak berselera makan karena tidak adanya sambal. Sementara untuk mengkonsumsi sambal botolan, sebahagian besar masyarakat merasa masih lebih baik dengan menggunakan cabai asli alami. 

Budi daya tanaman cabai yang relatif mudah dan murah juga membuka peluang pada masyarakat lorong untuk bisa melakukannya. Jika tanamannya telah tumbuh, berdaun lebat, berbuah, dan ditata dengan rapi dan berseni, maka akan nampaklah keasrian dan keindahannya.


Bahan Ajar

Agenda

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Peningkatan Kompetensi Penilik

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan LKP

  • Agenda
    🕔10 April 2018

    Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Kota Tahun 2018

  • Agenda
    🕔09 April 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan PKBM

  • Agenda
    🕔09 April 2018

    Diklat Pengelola Satuan Karya Widya Budaya Bakti (SWBB)

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung