MODEL PEMBELAJARAN SAINS MELALUI LABORATORIUM ALAM KEMENTERIAN




[ Download Lampiran ]


Pengenalan sains pada anak usia dini lebih ditekankan pada proses dan hasil (penilaian autentik). Kegiatan bermain berbasis alam pada anak dapat berupa pengamatan, penjelajahan, percobaan, penemuan, dan pemecahan masalah yang dilakukan melalui kegiatan yang praktis dan mudah dilakukan anak. Pembelajaran semacam ini dapat disebut pembelajaran yang kontekstual dengan memanfaatkan alam untuk stimulasi otak anak dan rasa ingin tahu anak.

Stimulasi pengembangan kognitif anak dapat dilakukan melalui pengenalan dan pembelajaran sains berbasis alam dengan memanfaatkan alam sebagai laboratorium atau tempat belajar sambil bermain anak seperti melakukan percobaan sederhana pembuatan minuman jus dari berbagai buah-buahan, mengenalkan berbagai jenis kupu-kupu (Taman Rekreasi Bantimurung), dan mengenal berbagai jenis tanaman sayuran dan bunga-bunga.

Kegiatan saintifik dalam laboratorium alam dapat dilakukan melalui kegiatan eksperimen pemanfaatan buah yang ada di lingkungannya. Pada kegiatan saintifik yang dilakukan di laboratorium alam, anak akan mengenal berbagai jenis binatang, tumbuhan, tanaman, bunga-bunga dengan pengamatan terhadap bagian-bagian tanaman mulai dari akar, batang, daun, bunga hingga ke buah. Pada pembelajaran saintifik diharapkan anak melakukan pengamatan, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan tentang obyek pengamatan pada laboratorium alam yang telah dikondisikan atau telah difasilitasi media/obyek yang berasal dari alam. Pembelajaran sains seperti ini yang semestinya dijarkan secara saintifik tidak dilakukan di lembaga PAUD, hal ini disebabkan karena sebagian besar waktu anak dihabiskan di dalam ruangan, sehingga tidak bebas melakukan eksplorasi.

Hal lain kenyataan kondisi di lapangan, masih banyak tenaga pendidik mengenalkan sains kepada anak hanya sebatas pada media gambar, media tulisan yang harus dihafal, sehingga jika anak tidak dapat mengenal maupun menghafal membuat anak-anak menjadi takut pada sains.


Bahan Ajar

Agenda

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Peningkatan Kompetensi Penilik

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan LKP

  • Agenda
    🕔10 April 2018

    Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Kota Tahun 2018

  • Agenda
    🕔09 April 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan PKBM

  • Agenda
    🕔09 April 2018

    Diklat Pengelola Satuan Karya Widya Budaya Bakti (SWBB)

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung