MODEL PENGEMBANGAN JIWA KEMANDIRIAN MELALUI PEMBIASAAN (HABITUASI)




[ Download Lampiran ]


Model Pengembangan Jiwa Kemndirian Melalui Pembiasaan pada anak Usia Dini Usia 4 – 5 Tahun. Tim Pengembang Usia dini merupakan masa yang paling tepat untuk meletakkan dasar yang kokoh bagi perkembangan mental - emosional dan potensi otak anak, termasuk membiasakan menanamkan jiwa kemandirian pada anak usia dini, yang selanjutnya akan mempengaruhi perkembangan psikis anak. Teori dan
penelitian Daniel Goleman tentang kecerdasan emosi (Emotional Intelligence/EQ), mengingatkan bahwa keberhasilan hidup manusia tidak semata-mata ditentukan oleh kecerdasan intelektual (IQ) seperti yang dipahami sebelumnya, tetapi justru ditentukan oleh emotional intelligence. Kecerdasan emosi ini sangat terkait dengan belahan otak kanan. Model pengembangan ini bermanfaat untuk membantu meletakan dasar kearah perkembangan sikap pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan tingkat penalaran anak didik serta perkembangan selanjutnya.

Tujuan mengembangkan Model Pengembangan jiwa kemandirian melalui pembiasaan pada anak adalah memberikan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai aktivitas. yang dapat menentukan diri sendiri dalam tindakan atau perilaku yang dapat dinilai. Semakin banyak kesempatan yang diberikan pada anak akan semakin terampil mengembangkan skillnya/ kemampuannya sehingga lebih percaya diri.,yang menunjukkan adanya kepercayaan akan kemampuan diri untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tanpa bantuan khusus dari orang lain, keengganan untuk dikontrol orang lain, dapat melakukan sendiri kegiatan-kegiatan dan menyelesaikan sendiri masalahmasalah yang dihadapi.

Pengembangan Jiwa Kemandirian Pada Anak Usia Dini ini menumbuhkan benih–benih jiwa wirausaha, hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini untuk menjadi entrepreneur dalam mengembangkan jiwa kemandirian pada anak usia dini, baik melalui orang tua, pendidik maupun masyarakat. agar dimasa depan anak mampu mandiri. Selai itu juga mengotimalkan peran – peran orang tua, perdidik dan masyarakat dalam mengembangkan jiwa kemandirian pada anak usia dini


Bahan Ajar

Agenda

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Peningkatan Kompetensi Penilik

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan LKP

  • Agenda
    🕔10 April 2018

    Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Kota Tahun 2018

  • Agenda
    🕔09 April 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan PKBM

  • Agenda
    🕔09 April 2018

    Diklat Pengelola Satuan Karya Widya Budaya Bakti (SWBB)

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung