Model Taman Bacaan Masyarakat Komunitas Nelayan Berbasis Inkubator Literasi




[ Download Lampiran ]


Pengembangan model Taman Bacaan Masyarakat berbasis Inkubator Literasi salah satu fungsi BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan. Mengacu pada peraturan Ditjen PAUD dan Dikmas, misi pengembangan model ini adalah untuk menemukan pola baru program TBM yang dapat menjawab permasalahan dan kebutuhan komunitas nelayan khususnya yang berada di pulau. Sebagaimana diketahui bahwa masyarakat pulau bagian dari daerah terluar yang termasuk pada kawasan 3T atau daerah terdalam, terluar, dan perpencil. Di mana pulau sebagai daerah terluar masih menjadi kantong sasaran program pendidikan nonformal. Masalah tidak sekolah, putus sekolah, dan buta aksara masih banyak ditemukan dalam kehidupan sosial masyarakat pulau.

Pengembangan model TBM Komunitas Nelayan berbasis Inkubator Literasi berpijak pada target strategi kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015-2019 yaitu terbentuknya insan dan ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter dilandasi
semangat gotong royong. Insan pendidikan dan kebudayaan dimaknai bahwa melalui layanan TBM tiap individu dapat mengakses pengetahuan dan ketrampilan dengan membaca bahan bacaan dan atau sharing pengetahuan dan keterampilan antar masyarakat. ekosistem pendidikan dan kebudayaan bermakna bahwa layanan TBM membuka peluang siapapun terlibat langsung dalam sistem melalui sinergitas yang kuat. Kedua bentukan pendidikan tersebut dapat terwujud jika terpelihara dan lestari karakter luhur serta budaya kebersamaan. Komunitas nelayan memiliki hubungan antar sesama nelayan yang sangat kuat karena hubungan dalam sosial ekonomi dan sosial budaya.

Hasil survei pada studi pendahuluan pengembangan model TBM Komunitas Nelayan berbasis Inkubator Literasi menemukan fakta bahwa tingkat minat baca masyarakat khususnya komunitas nelayan masih rendah. Di pulau Salama terdapat banyak buta aksara, tingkat pendidikan masyarakat sangat rendah, minat baca sangat rendah, ekonomi masyarakat tergolong menengah ke bawah (hanya penghasilan dari laut) ada  satu PAUD yang sangat sederhana, tidak ada sarana baca, tempat ibadah sangat sederhana, transportasi (perahu) seadanya. 


Bahan Ajar

Agenda

  • Agenda
    🕔30 April 2019

    Focus Group Discussion (FGD) Validasi Draft Pengembangan Model Pembinaan Kursus dan Pelatihan Tahun 2019

  • Agenda
    🕔22 April 2019

    Orientasi Teknis Petugas Pengumpul Data dalam rangka Pemetaan Mutu Tahun 2019

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Kepala Satuan Pendidikan Anak Usia Dini

  • Agenda
    🕔25 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Pengelola PKBM

  • Agenda
    🕔20 Maret 2019

    Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Program PAUD dan Dikmas Tahun 2019

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung