Model Penumbuhan dan Pengembangan TBM di Wilayah Pesisir dan Kepulauan




[ Download Lampiran ]


TBM sebagai media belajar baca masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan wawasan pengetahuan, keterampilan serta sikap masyarakat. Untuk mencapai peran tersebut, TBM tidak boleh stagnan dalam penyelenggaraannya sehingga perlu pengembangan-pengembangan ke arah yang lebih baik.
 
Syarat pengembangan model Penumbuhan dan Pengembangan TBM di Wilayah Pesisir dan Kepulauan, yaitu: (1) Adanya kebijakan penyelenggaraan taman bacaan masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan; (2) Terbentuknya sinergitas antar komponen (kepala desa, kepala dusun, tokoh masyarakat, pengelola, dan mitra kerja TBM) di tempat TBM; (3) Adanya kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pada nilai-nilai sosial budaya masyarakat setempat; (4) Adanya kegiatan produktif yang dikelola oleh TBM untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya; (5) Adanya kegiatan tudang sipulung yang diselenggarakan TBM untuk meningkatkan motivasi dan kesadaran baca masyarakat; (6) Pemilihan lokasi yang strategis dengan karakteristik pinggir pantai sebagai tempat penyelenggaraan TBM.
 
Kelemahan model: (1) Perlu penjagaan sarana prasarana yang ketat karena TBM ini bersifat terbuka, tidak dalam ruangan; (2) Perlu perhatian khusus bagi pengelola TBM pada musim hujan karena tempat baca TBM yang berupa payung dapat terkena bias air hujan. 


Bahan Ajar

Agenda

  • Agenda
    🕔27 Agustus 2018

    Bimbingan Teknis Penjaminan Mutu Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB)

  • Agenda
    🕔30 Juli 2018

    FGD Orientasi Supervisi Satuan PAUD dan Dikmas

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Peningkatan Kompetensi Penilik

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan LKP

  • Agenda
    🕔10 April 2018

    Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Kota Tahun 2018

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung