Tahun 2019, BP-PAUD dan Dikmas Sulsel Akan Menyalurkan Bantuan Tutor Bantu pada SKB

Asmuddin
Kategori Berita: Kegiatan Internal Balai 11 Maret 2019 | Dibaca 61x Diposting oleh: Asmuddin

Tahun 2019, BP-PAUD dan Dikmas Sulsel Akan Menyalurkan Bantuan Tutor Bantu pada SKB

Salah satu program yang akan dilaksanakan oleh BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan di tahun 2019 adalah pemberian bantuan Pendidik/Tutor Bantu Penyelenggaraan Program PAUD dan Dikmas pada Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Tahun ini merupakan tahun yang ke dua setelah program yang sama dilaksanakan di tahun 2018.

Menurut penjelasan Kepala Seksi Informasi dan Kemitraan BP-PAUD dan Dikmas SulSel Bapak Darmawangsa, S.Sos., MM, mengacu ke Perdirjen No. 12 tahun 2019, Program Bantuan Pendidik/Tutor Bantu penyelenggaraan program PAUD dan Dikmas pada SKB ini bertujuan untuk  memperluas  akses  dan  meningkatkan mutu  layanan  SKB  dalam penyelenggaraan   program   Pendidikan   Anak   Usia    Dini  (PAUD)  dan Pendidikan Masyarakat di Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa program ini sebenarnya diperuntukan bagi SPNF SKB yang ada di Sulawesi Selatan. Karena itu, beberapa bulan lalu, BP-PAUD dan Dikmas SulSel telah menyampaikan surat permintaan agar SPNF SKB yang ada untuk memasukan usulan nama-nama calon pendidik/tutor bantu yang akan diseleksi sebagai penerima bantuan.

Sekedar informasi, Pak Darmawangsa menguraikan bahwa tahun ini ada beberapa  tambahan ketentuan untuk dapat memperoleh dana bantuan dimaksud. Yang sangat signifikan dan merupakan keharusan adalah bahwa semua peserta didik yang diajukan sudah harus terdaftar di pangkalan Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) PAUD dan Dikmas dengan ketentuan jumlah peserta didik minimal 12 peserta didik untuk rombongan belajar PAUD, dan minimal 10 peserta didik untuk rombongan belajar pada Pendidikan Keaksaraan, Pendidikan Keseteraan, serta Pendidikan Kursus dan Pelatihan.

Sampai pada batas waktu pengusulan calon penerima bantuan, sebanyak 19 atau sekitar 79.17% dari 24 SPNF SKB yang ada di Sulsel  telah memasukan usulannya dengan jumlah keseluruhan  usulan sebanyak 284 orang. Langkah selanjutnya sebagaimana yang dijelaskan oleh Tawakkal, ST., M.Si selaku penyelenggara program, akan dilakukan verifikasi ke masing-masing lembaga pengusul untuk memastikan kebenaran dokumen yang telah disampaikan secara online ke penyelenggara program. Hasil verifikasi inilah yang akan dijadikan dasar untuk menentukan kuota pendidik/tutor bantu untuk masing-masing SPNF SKB.

Tawakkal lebih lanjut menguraikan bahwa tahapan selanjutnya setelah penetapan kuota adalah penyusunan dokumen portofolio oleh masing-masing lembaga pengusul untuk disampaikan ke BP-PAUD dan Dikmas SulSel sebagai dokumen permohonan yang akan dinilai oleh tim penilai di tingkat Balai. Hasil penilaian tersebut akan menjadi rujukan penerbitan SK  penerima bantuan sebagai dasar pemberian bantuan ke masing-masing penerima. Semua proses tersebut tentunya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan mengacu ke Petunjuk Teknis yang dikeluarkan oleh Ditjen PAUD dan Dikmas, kata Pak Tawakkal menutup penjelasannya.


(Sumber Berita: Asmuddin)

Asmuddin
Kategori Berita: Kegiatan Internal Balai 11 Maret 2019 | Dibaca 61x Diposting oleh: Asmuddin

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔20 Maret 2019

    Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Program PAUD dan Dikmas Tahun 2019

  • Agenda
    🕔11 Maret 2019

    Bimbingan Teknis Tutor Pendidikan Keaksaraan

  • Agenda
    🕔25 Februari 2019

    Bimbingan Teknis Implementasi Pendidikan PAUD Pada Satuan Pendidikan

  • Agenda
    🕔25 Februari 2019

    Bimbingan Teknis Implementasi Pendidikan Keluarga Pada Satuan Pendidikan

  • Agenda
    🕔20 Desember 2018

    FGD bagi Pendamping Program Paket C Binaan SPNF SKB dan PKBM

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung