Pemuda Maju Hasilkan Bangsa Yang Hebat

Rusdy Embas
Kategori Berita: Kegiatan Internal Balai 29 Oktober 2018 | Dibaca 33x Diposting oleh: Rusdy Embas
Revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden JokoWidodo amat relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju, sehingga dapat dijadikan pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat.
 
"Ciri pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dalam sambutannya pada upacara bendera peringatan HUT ke-90 Hari Sumpah Pemuda di Halaman Upacara Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan Dikmas) Sulawesi Selatan, Senin (29/10/2018).

Pemuda-pemuda hebat Indonesia, kata Imam Nahrawai, telah lahir dan mampu berkompetisi di kancah Asia. Perhelatan Asian Games 2018, atlet-atlet muda Indonesia berhasil bersaing dengan bangsa-bangsa Asia, dan menduduki peringkat ke-4. Di di ajang Asian Para Games 2018, para atlet kita berhasil menduduki peringkat ke-5. 

"Ini adalah sejarah baru kebangkitan olahraga Indonesia. Serta harus dijadikan momentum untuk terus membangun optimisme pemuda Indonesia dengan bekerja keras mewujudkan prestasi di berbagai bidang," kata Menpora dalam sambutannya dibacakan Kepala BPPAUD dan Dikmas Sulsel, Pria Gunawan.

Dikatakan, kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda untuk membangun kesadara berbangsa Indonesia, sekaligus sebagai komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Komitmen kebangsaan mereka harus kita teladani untuk membangun bangsa, satukan Indonesia.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini, mengambil tema "Bangun Pemuda Satukan Indonesia". Tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas, hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara.

Tahun 2019, lanjut Imam Nahrawi, Bangsa Indonesia akan menggelar hajat besar pesta demokrasi untuk memilih dan menentukan pimpinan nasional dan daerah yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota legislatif baik DPR RI, DPD RI, DPRD tingkat I dan DPRD tingkat II. Untuk itu peran dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan proses pemilihan umum nanti amat sangat dibutuhkan. Partisipasi aktif pemuda dalam Pemilu 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel, dan berkualitas.

Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras, dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik.

"Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbnanmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia," kata Imam Nahrawi. (rusdy)


(Sumber Berita: rusdy embas)

Rusdy Embas
Kategori Berita: Kegiatan Internal Balai 29 Oktober 2018 | Dibaca 33x Diposting oleh: Rusdy Embas

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔27 Agustus 2018

    Bimbingan Teknis Penjaminan Mutu Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB)

  • Agenda
    🕔30 Juli 2018

    FGD Orientasi Supervisi Satuan PAUD dan Dikmas

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Peningkatan Kompetensi Penilik

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan LKP

  • Agenda
    🕔10 April 2018

    Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Kota Tahun 2018

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung