Implementasi Model Pendidikan Keluarga pada Masyarakat Adat Kajang

Firman Rusliawan
Kategori Berita: Artikel PAUDNI 07 Juni 2017 | Dibaca 301x Diposting oleh: Firman Rusliawan

Implementasi Model Pendidikan Keluarga pada Masyarakat Adat Kajang

Wilayah atau komunitas Masyarakat Adat Suku Kajang menjadi objek penyelenggaraan labsite pendidikan keluarga tahun 2016, seperti apa harapannya adalah mengeksplorasi  dan menggali tentang kearifan lokal masyarakat Sulawesi Selatan, bagaimana konsep kekeluargaan yang terjalin pada masyarakat suku adat dalam menyukseskan program labsite itu, bagaimana cerita di balik  kegiatan ini memberikan warna dalam memajukan pendidikan. masyarakat adat Kajang sangat tersohor dalam publikasi seantero pelosok negeri.  Bisa diyakini semua sudah pernah mendengar kiprah masyarakat adat Suku Kajang dengan budaya lokalnya mampu melestarikan kekayaan hutan sebagai sumber utama kehidupan kita, oksigen, dan itu diakui. Wilayah Kajang meliputi Kecamatan Kajang, Bulukumba, dan Ujung Loe. Setiap wilayah yang menjadi tempat bermukim masyarakat adat Kajang selalu ditandai dengan keberadaan saukang (tempat/benda yang dikeramatkan) berupa hutan, danau, batu dan tempat-tempat bersemedi leluhur Suku Kajang. Konsep dan praktek hidup masyarakat adat Kajang menjadi kajian menarik bagi banyak pihak, terutama pada aspek kemampuan masyarakat adat Kajang hidup selaras dengan hutan, sekaligus menjadi topik kajian hak-hak masyarakat adat dalam pengelolan sumber daya alam, penguasaan dan pemanfaatan lahan wilayah masyarakat adat Kajang berdasar kepada pasang yang berbunyi tallasa kamase-mase (hidup sederhana) dan "katutui ririe'na, rigentenganna tala tabbua palaraya" (peliharalah baik-baik selama masih ada, sebelum datangnya masa krisis/paceklik). Dengan kekhasannya, maka Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Sulawesi Selatan dengan kerjasama satuan pendidikan mengajak orangtua-orangtua dari peserta didik, warga sekolah di SD  351 Kawasan Tana Toa, berkolaborasi dalam mendidik anak-anak mereka agar dapat tuntas sekolah dasar.....
(Sumber Berita: )

[ Download Artikel ]

Firman Rusliawan
Kategori Berita: Artikel PAUDNI 07 Juni 2017 | Dibaca 301x Diposting oleh: Firman Rusliawan

Komentar Anda

Agenda

  • Agenda
    🕔27 Agustus 2018

    Bimbingan Teknis Penjaminan Mutu Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB)

  • Agenda
    🕔30 Juli 2018

    FGD Orientasi Supervisi Satuan PAUD dan Dikmas

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Peningkatan Kompetensi Penilik

  • Agenda
    🕔07 Mei 2018

    Diklat Manajemen Pengelolaan LKP

  • Agenda
    🕔10 April 2018

    Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Kota Tahun 2018

Selengkapnya

Change Language

Sosial Media

Statistik Pengunjung